Jumat, 23 September 2011

Kasih Sayang


Kasih Sayang

Alangkah indahnya, bila hidup saling berkasih sayang. Dan alangkah menderitanya bila hidup dalam suasana permusuhan. Islam tersebar dan diterima oleh manusia dengan asas kasih sayang, bukan dengan kekerasan. Rasulullah saw. bersabda: "Orang yang beriman itu menyayangi dan disayangi. Tiada kebaikan pada diri orang yang tidak menyayangi dan tidak disayangi." (HR. Daruquthni).

Maka, bagi kita yang sudah mengaku beriman, hendaklah berusaha untuk saling menyayangi dan jauhilah segala yang dapat menimbulkan permusuhan. Bantulah siapapun yang memerlukan bantuan kita dengan apa yang kita miliki. Misal ada seorang musafir yang kehausan, segeralah kita mencarikan air minum untuknya. Insya Allah bila kelak kita kehausan di suatu tempat, Allah juga akan memberi kita air, bahkan yang lebih baik daripada itu. Nabi saw. bersabda,"Sesungguhnya Allah mengasihi hamba-hamba-Nya yang pengasih."

Sayangilah sesama manusia, sayangilah hewan, tumbuhan, lingkungan, dan segala yang ada di Bumi. Dari Abdullah bin Amr ra., Rasulullah saw bersabda, "Sayangilah makhluk di Bumi, niscaya yang di langit akan menyayangi kalian." (H.R.Abu Dawud)

Allah Maha Pengasih dan Penyayang


I.                    Allah SWT Maha Pengasih

-          Allah swt. menciptakan semua makhluk, dan pasti memberinya rezeki. Tidak ada makhluk yang diciptakan Allah yang tidak diberi rezeki.
Seekor burung yang pergi di pagi hari dari sarangnya, sungguh ia tidak mengetahui dimana ia akan mendapatkan rezeki. Tetapi Allah yang Maha Pengasih-lah yang menunjukinya.
-          Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya yang beriman, maupun yang tidak beriman kepada-Nya.
-          Allah memberi akal kepada manusia, memberi mata, telinga, mulut, kaki, tangan, dan tubuh yang baik untuk manusia agar manusia dapat memanfaatkan alam semesta ini untuk keperluan hidupnya dan bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya.
-          Allah swt. memberi segala sesuatu (ciptaan-Nya) kepada manusia tanpa meminta bayaran.
Ikan-ikan yang diambil manusia dari laut, semua diambil tanpa bayar. Udara yang dihirup manusia, semuanya diambil tanpa bayar. Dan banyak lagi contoh lainnya.
-          Allah menurunkan hujan dari langit sebagai rahmat-Nya, yang sangat penting bagi setiap makhluk. Dengan air (hujan) itu, tanah menjadi subur, semua tanaman tumbuh, semua makhluk dapat minum, dan manusia pun sangat banyak memanfaatkan air, yaitu untuk minum, mencuci, dll.
-          Maka, kita sebagai manusia hendaklah selalu bersyukur kepada Allah swt. dan hendaklah selalu berdo'a (mengadu, mengharap dan meminta) hanya kepada Allah, karena hanya Allah saja yang paling mengetahui apa yang terbaik buat kita dan sesungguhnya Dia Maha Pengasih dan Dia Maha mengabulkan segala permintaan manusia.

II.                  Allah SWT Maha Penyayang

-          Allah menjadikan kita orang beriman dan memberikan kita agama yang sempurna (agama Islam). Adanya iman dan Islam pada diri seorang manusia akan menyelamatkannya di dunia dan di akhirat.
Seseorang yang karena dosa-dosanya di dunia menjadikannya penghuni neraka, pada suatu saat akan masuk ke surga bila ia adalah muslim dan beriman.
-          Allah swt. mengutus seorang Rasul bagi suatu kaum sebagai pemberi peringatan dan penyeru agar manusia ta'at kepada Allah saja.
Dan bersyukurlah kita telah dipilih menjadi umat Nabi Muhammad saw. (umat yang terbaik) yang akan lebih dahulu masuk surga daripada umat-umat lain.
Dan Rasulullah saw adalah teladan yang baik bagi umatnya.
-          Allah swt. memberi pedoman hidup bagi manusia (kitabullah) dan sebagai umat Nabi Muhammad saw, kita telah diberikan Al-qur'an yang mulia.
-          Allah swt. mengirim peristiwa-peristiwa untuk menjadi peringatan bagi manusia agar segera memperbaiki diri dan mengingat hari akhirat, misalnya: matinya seorang manusia, bencana alam seperti: gempa, badai, dsb. Dan Allah juga mengingatkan kita akan datangnya Kiamat besar.
-       Allah swt memberi pahala bagi siapa saja yang berniat berbuat kebaikan satu pahala kebaikan dan apabila kebaikan itu jadi dilakukan, maka Allah memberi pahala yang berlipat ganda, sesuai dengan kebaikan yang dilakukan.
Tetapi, bagi orang yang berniat berbuat kejahatan, Allah tidak mencatat sebagai suatu dosa, sebelum perbuatan dosa itu dilakukannya. Dan bagi manusia yang berdosa pun, Allah masih mau mengampuninya.
Sungguh Allah Maha Penyayang, betapa Allah menginginkan hamba-hamba-Nya itu seluruhnya memasuki syurga-Nya yang penuh kenikmatan dengan memberi pahala yang sangat banyak bagi orang yang beriman dan beramal shaleh.
-       Mudah-mudahan kita termasuk hamba-Nya yang disayang. Sungguh cinta dan sayang Allah tiada pernah terputus bagi siapa saja yang berserah diri.